5 Tips Sederhana Yang Ampuh Dalam Menata Ulang Kegagalan

Membuat kegagalan menjadi kesuksesan

Bayangkan kalau dirimu...
...gagal melamar pekerjaan...
...dipecat karena tidak bekerja dengan baik...
...melihat semua yang kamu kerjakan selama hidupmu menjadi kegagalan.

Hanya membayangkan salah satu dari skenario diatas dapat membuat denyut nadi kita naik turun. Ini karena kita sebagai manusia takut akan kegagalan.

Mengantisipasi kegagalan justru dapat menyebabkan stres, kegelisahan, kemarahan, rasa malu, penyesalan yang semuanya dapat mengacaukan hidup yang sedang kita jalani.

Terus memikirkan kegagalan sama dengan menaburkan garam pada luka sendiri. Terasa sakit dan memperlambat penyembuhan.

Jadi mengapa kita tidak menata ulang konsep kegagalan? Seperti mengubah kegagalan menjadi kesiuksesan.

Sebagai seorang blogger, saya suka membuat artikel-artikel yang bertujuan untuk membantu para pembaca di Blog saya, supaya mereka bisa terlepas dari permasalahan lewat tulisan-tulisan yang saya burat di Blog ini.

Tips Sederhana Dalam Menata Ulang Kegagalan


Di artikel ini ImajiQuotes akan membagikan sedikit tips mengenai "Cara merubah kegagalan menjadi kesuksesan".

Coba lima langkah ini jika kamu ingin menata ulang kegagalan kamu menjadi kesuksesan:

1. Berhenti menghakimi.


Jangan menghakimi diri sendiri maupun  orang lain.

Jika kamu menghakimi diri sendiri maupun orang disekitarmu keadaan tetap tidak akan membaik malah bisa bertambah lebih buruk.

Maafkan dirimu dan orang lain, rasa marah dan dendam hanya akan menghambat kamu.

Jadi, dari pada kamu memikirkan masa lalu, fokuslah pada apa yang bias kamu lakukan di masa kini dan masa depan.

Tidak harus sempurna, karena tidak ada yang sempurna. Belajarlah dari apa yang sudah terjadi dan terus tingkatkan.

2. Fokus pada "mengapa kamu bisa gagal?".


Seperti seorang detektif profesional, selidiki dan buatlah daftar dari semua kemungkinan (kegagalan) yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang.

Kumpulan data-data penting yang bisa kamu peroleh, ini akan membantu menyusun rencana hidupmu.

Jika kamu bisa, cobalah menentukan apa yang membuat hidup kamu gagal dan apa yang bisa membuatnnya lebih baik.

3. Jangan takut akan kegagalan.


Ketakutan akan kegagalan bisa membuat hidup kamu tidak berkembang karena terlalu banyak menganalisis tetapi tidak pernah memulainya.

Perubahan biasanya tidak terjadi di zona nyaman.

Jadi, ambil langkah berani, buat lompatan yang sudah diperhitungkan.

Biarkan dirimu hanyut dalam kondisi tidak nyaman. Itulah satu-satunya cara agar kamu dapat memenuhi potensi.

4. Ini lari maraton, bukan lari cepat.


Tidak ada yang mencapai garis finish pada percobaan pertama. Jalan yang kamu lewati akan mengalami pasang surut juga.

Jangan terpaku pada keuntungan jangka pendek, fokuslah pada tujuan jangka panjang.

5. Akui hasil yang sudah kamu capai.


Cobalah untuk jujur pada diri sendiri. Mengapa? "Saya belum berhasil" tidak sama dengan "Saya gagal".

Jika kamu setengah jalan saat lari maraton, haruskah kamu mengeluh pada diri sendiri karena kamu belum sampai ke tujuan? Tidak! Kamu harus mengakui hasil yang telah kamu capai dan terus maju.

Jangan biarkan rasa takut akan kegagalan menghentikan kamu menata masa depan yang cerah. Dan jangan puas dengan cara main aman.

Belajarlah dari masa lalu untuk menciptakan masa kini dan masa depan yang kamu inginkan.

Posting Komentar

Copyright ©